DARAH BIRU MASA DEPAN TERANCAM: GAB Desak Polda Sumut & Interpol Libas Jaringan Internasional Vape “Getar” di Tanjungbalai

IMG-20260915-WA0020

DARAH BIRU MASA DEPAN TERANCAM: GAB Desak Polda Sumut & Interpol Libas Jaringan Internasional Vape “Getar” di Tanjungbalai

Tanjungbalai, Sumut — Ancaman narkotika jenis baru kian mengintai kawasan pesisir Sumatera Utara. Gerakan Aktivis Bersatu (GAB) secara tegas menuntut Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melalui Direktorat Reserse Narkoba segera bergerak cepat mengusut tuntas peredaran gelap narkoba yang dikemas cerdik sebagai cairan vape atau yang dikenal masyarakat sebagai “Vape Getar” di Kota Tanjungbalai.

Modus pengemasan narkotika di balik tampilan liquid vape dinilai sebagai taktik licik untuk mengelabui aparat hukum sekaligus memikat generasi muda. Warga Tanjungbalai kini diliputi kecemasan mendalam melihat barang haram ini diduga kian masif mengincar kalangan remaja dan dewasa muda.

Ketua GAB: Ini Ancaman Serius Bagi Masa Depan Bangsa

Ketua Gerakan Aktivis Bersatu, Rudi Bakti, S.T., menegaskan fenomena ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Mengingat posisi Tanjungbalai yang berbatasan langsung dengan perairan internasional, kawasan ini sangat rentan dijadikan pintu masuk penyelundupan jaringan lintas negara.

“Ini bukan lagi sekadar ancaman lokal, melainkan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa. Kami mendesak Kapolda Sumut dan Ditresnarkoba Poldasu turun tangan langsung membongkar kasus ini sampai ke akar-akarnya. Bandar besar jaringan internasional yang berinisial AL alias Alung diduga kuat sebagai dalang utama yang mengendalikan pasokan Vape Getar ini di wilayah Tanjungbalai,” tegas Rudi Bakti.

Wakil Ketua GAB: Libatkan Interpol Lacak Bos Besar

Senada, Wakil Ketua GAB, Risky Iswandi, S.H., menyoroti pentingnya penanganan berskala internasional. Mengingat indikasi kuat keterlibatan jaringan lintas batas negara, ia mendesak kepolisian berkoordinasi dengan Interpol untuk melacak keberadaan sang pengendali.

“Melihat indikasi kuat keterlibatan jaringan luar negeri, kami mendesak Kepolisian RI berkoordinasi dengan Interpol untuk melakukan penyelidikan intensif dan mendalam. Sdr. AL diduga kuat menjadi mastermind di balik peredaran narkoba jenis vape ini. Jangan beri ruang sedikit pun bagi para perusak anak bangsa untuk bersembunyi,” ujar Risky Iswandi.

Ultimatum: Jika Tak Ditangkap, Aksi Besar di Polda Sumut!

GAB juga memberikan sinyal penegasan tegas kepada aparat penegak hukum. Jika dalam waktu dekat bandar besar narkoba “Vape Getar” ini tidak kunjung ditangkap, Gerakan Aktivis Bersatu memastikan akan menggelar demonstrasi besar-besaran di Markas Polda Sumut untuk menuntut pertanggungjawaban langsung dari Kapolda Sumatera Utara dan Ditresnarkoba atas penyelesaian kasus yang mengancam keselamatan generasi muda ini.(Tim Liputan)