Pangdam XIV/Hasanuddin: Prajurit di Pulau Terluar Simbol Kehadiran Negar

IMG-20260520-WA0179(1)

Selayar — Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menegaskan bahwa keberadaan prajurit yang bertugas di pulau-pulau terpencil dan terluar merupakan simbol nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja ke Makodim 1415/Selayar di Jalan Kelapa, Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa (19/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XIV/Hasanuddin Ny. Renny Bangun Nawoko serta sejumlah pejabat utama Kodam XIV/Hasanuddin. Kedatangan rombongan disambut Dandim 1415/Selayar Letkol Czi Yudo Harianto, S.T., bersama prajurit, PNS, dan Persit Kodim 1415/Selayar.

Di hadapan personel Kodim, Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota, khususnya Babinsa yang bertugas di wilayah pulau terpencil dan terluar.

Ia mengaku memahami tantangan penugasan di daerah terpencil karena pernah merasakan langsung medan tugas berat di Papua dengan akses perjalanan melalui jalur laut maupun sungai.

“Di manapun kita bertugas, itulah tempat pengabdian kita. Saya sangat menghormati rekan-rekan yang mampu dan tetap bersemangat bertugas di tempat-tempat tersulit, termasuk di pulau-pulau kecil dan terluar. Kehadiran kalian menunjukkan negara hadir di wilayah-wilayah tersebut,” ujar Pangdam.

Menurut dia, dedikasi prajurit di wilayah terpencil turut menjaga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap TNI yang hingga kini masih menjadi salah satu institusi dengan kepercayaan publik tertinggi.

Selain memberikan pengarahan kepada personel, Pangdam juga menyinggung sejumlah program prioritas nasional yang berkaitan langsung dengan masyarakat desa, di antaranya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), ketahanan pangan, pembangunan jembatan perintis, serta program makan bergizi gratis.

Ia menilai keberadaan KDKMP dapat menjadi penggerak ekonomi desa karena membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Koperasi ini diharapkan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dasar seperti gas elpiji, minyak goreng, pupuk, beras, dan kebutuhan lainnya dengan harga yang lebih murah sehingga kesejahteraan masyarakat desa meningkat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyampaikan rencana pengembangan organisasi melalui pembentukan Batalyon Teritorial. Ia mengajak prajurit untuk mendorong generasi muda di daerah agar mempersiapkan diri menjadi prajurit TNI.

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan satuan sekaligus penguatan moril prajurit yang bertugas di wilayah kepulauan dan daerah terluar.